Feeds:
Tulisan
Komentar

Ketentuan Produk Unit Linked

Dengan  dikeluarkannya peraturan baru mengenai ketentuan produk Unit Linked dari Biro  Perasuransian,  Bapepam  &  LK  Departemen  Keuangan,  maka  PT Prudential   Life  Assurance  telah  melakukan  beberapa  penyesuaian  pada ilustrasi,  polis,  laporan  ke nasabah  sesuai  dengan ketentuan tersebut sebagai berikut:

  1. Nama PRUlink USD Managed Fund diubah menjadi PRUlink USD Fixed Income Fund tanpa merubah komposisi dana yang ada.
  2. Minimum Premi Tunggal (Single Premium) untuk PIA menjadi Rp.12.000.000,- untuk mata uang Rupiah.
  3. Penilaian harga unit dari 2 kali seminggu menjadi setiap hari (Daily Unit Pricing).

Ketentuan baru ini akan berlaku efektif sejak 1 Agustus 2007.

Sukses selalu untuk Anda!

Selamat kepada Anda Nasabah Prudential yang telah berpartisipasi dalam program PRUflyer. Sebagai wujud penghargaan Perusahaan, beberapa nasabah anggota PRUflyer berkesempatan ikut serta dengan seribu orang lebih Agen Prudential dalam perjalanan Star Club ke Vienna, Austria. Seluruh peserta akan diberangkatkan dalam 2 keberangkatan yaitu Kamis, 29 Maret 2007 dan Jumat, 30 Maret 2007.

Berikut sekilas tentang kota Vienna (Wina):

Vienna (Wina) adalah ibukota Republik Federal Austria yang berpenduduk +/- 2 juta atau lebih atau 20% dari penduduk Austria. Selain itu Vienna adalah juga negara bagian/propinsi terkecil dari 9 propinsi yang ada di Austria. Terletak di bagian timur kawasan negara Austria atau ditengah wilayah negara bagian Niederösterreich.

Vienna merupakan kota kebudayaan di mana Kota Vienna tidak terlepas dari musik. Jika Anda ingat Austria, pasti akan langsung teringat akan musik classic, dan ingat akan Mozart, composer musik terkenal di dunia yang berasal dari Austria.

Dengan demikian Vienna mendapat julukan juga “Walzer Stadt“ (Kota Walz). Banyak komponis-komponis ternama di dunia memulai kariernya dikota Wina. Staatsoper, Volkstheater, Musikverein, Philharmoniker dan Wiener Sängerknaben mempunyai solisten dan dirigen yang namanya cukup dikenal di dunia musik.

Selain sebagai kota musik Vienna dikenal juga sebagai kota theater. Banyak theater besar maupun theater kecil yang cukup baik untuk dilihat. Anda juga bisa mengexplore Coffee Shop yang ada di kota Vienna, di mana orang Austria menikmati kopi mereka dengan berbagai macam dan ragam penyajiannya.

Silahkan kunjungi situs StarClubVienna2007 untuk informasi lebih lanjut tentang jadual keberangkatan, lokasi wisata, hotel tempat menginap, dan informasi lainnya. GUTEN MORGEN !

Cukupkah Tidur si Kecil?

Tahukah Anda, Pertumbuhan optimal otak si kecil terjadi pada saat tidur?

Setiap tahapan usia membutuhkan waktu dan pola tidur yang berbeda. Anak dengan usia dibawah 1 tahun membutuhkan waktu tidur yang lebih lama dibandingkan dengan anak usia diatas 1 tahun.

Pastikan anak tidak mengalami gangguan pada saat tidurnya agar pertumbuhannya berlangsung optimal.

Gangguan Tidur

Pertumbuhan optimal otak si kecil terjadi saat tidur. Tapi ternyata, dari hasil penelitian diketahui bahwa 44.2% anak balita di lima kota besar di Indonesia mengalami gangguan tidur, seperti tidur terlalu malam, sulit mulai tidur, sering terbangun di malam hari. (sekartini, dkk,2004)

Jika gangguan tidur tersebut terjadi terus menerus, akan mengakibatkan terganggunya perkembangan otak dan fisik anak.

Apa yang terjadi pada saat tidur?

Tidur merupakan suatu proses perekaman pengalaman anak saat tidak tidur, dan hal tersebut sangat dipengaruhi oleh kematangan otak anak. Saat tidur sebagian besar hormon pertumbuhan anak juga dikeluarkan.

Dalam tidur ada 2 tahapan yang terjadi, yaitu:

  • Pertama, tahap tidur aktif/fase REM (Rapid Eye Movement), tahap ini terjadi sekitar 20-30 menit pertama, dan biasanya masih ada pergerakan mata, otot anak dan terkadang anak terlihat tersenyum, menangis atau tertawa. Saat ini otak anak sedang merekam kejadian yang dialaminya saat tidak tidur. Pada tahap inilah perkembangan otak anak sedang berlangsung.
  • Kedua, tahap Tidur tenang. fase non REM, pada tahap ini mata dan otot sudah tidak bergerak, anak tidur dengan pulasnya. Tahapan ini sangat berpengaruh pada pertumbuhan fisik.

Sumber: Thiedke CC. Sleep Disorders and problems in childhood.

Beri Cinta Bukan Kado

“Saya memberikan dia segalanya. Sepatu baru, video game, televisi sendiri. Tapi dia tidak menghormati saya,” keluh seorang ibu tentang anaknya. Rasa frustasi  seperti itu banyak menghinggapi orangtua di kota besar. Orangtua yang sibuk bekerja dan memberi anak-anaknya banyak hadiah. Mereka berpikir dengan materi berlebih anaknya akan merasa bahagia. Ternyata, di mata anak, barang-barang itu adalah tanda ketidakpedulian orangtua bukan tanda cinta. Runyam ya?

Seorang psikolog anak, Robert Needlman, MD. menulis di blog-nya, bahwa masalahnya adalah anak-anak tidak mengerti bahwa orangtua membeli semua barang itu dengan bekerja demikian kerasnya. ”Anak-anak malah belajar bahwa berlebih tidak pernah cukup. Begitu banyak hadiah bukan garansi anak-anak merasa dicintai,” tulis sang psikiater.

Jadi, menurut Needlman daripada Anda bekerja begitu keras hingga tidak sempat pulang ke rumah, ada baiknya Anda membatasi diri, pulang ke rumah, dan memeluk anak-anak Anda. “Yang lebih penting dari semua materi adalah memberikan cinta untuk anak-anak Anda. Dengan mengekspresikan cinta, anak-anak belajar mencintai juga dan kenangan manis akan kegiatan masa kecilnya bisa menjadi modal mental di masa dewasa si anak,” terangnya.

Bagaimana caranya mengekspresikan cinta? Daripada Anda berjalan-jalan di mal mencari kado, lebih baik Anda membaca atau saling bercerita, mendengarkan dan memainkan musik, membaca puisi atau menonton video bersama, bermain bersama bahkan bergulat di tempat tidur. “Jadikan diri Anda hadiah yang dibungkus dengan pita cinta menggantikan materi yang dibungkus selembar kertas,” kata Needlman.

Sumber: Warta Kota – Kompas

Dr. Robert D. Ramsey adalah seorang pendidik dan penulis lepas yang selalu menggambarkan pengalaman ekstensifnya sebagai seorang guru, orangtua, dan sebagai kakek dalam setiap tulisannya. Untuk membantu anak dan keluarga mencapai kesuksesan pada setiap tahapan pendidikan, salah satu bukunya adalah 501 Ways to Boost Your Child’s Success in School merupakan panduan orangtua yang populer.

Berikut beberapa kutipan tips bagi orang tua dari buku tersebut dalam menjaga kesehatan dan lingkungan yang aman bagi pendukung prestasi anak.

106. Menjaga Kesehatan. Latihlah anak-anak Anda untuk menutup hidung dan mulut pada saat mereka batuk dan bersin dan menjaga jarak dengan anak-anak lain yang sedang sakit. Anak-anak dapat dengan gampang tertular penyakit.

113. Ajarkan Anak Menjaga Kebersihan Tangan. Tekankan pada anak untuk sering mencuci tangan. Ini tidak aan membuat anak Anda semakin pintar, tetapi dapat mencegah dari penyakit dan ketidakhadiran di sekolah.

114. Pastikan KOndisi Sirkulasi Udara di Sekolah. Banyak sekolah berada di daerah yang berpolusi. Pastikan sekolah anak Anda mempunyai sirkulasi udara yang baik, bergabunglah dengan orangtua yang lain untuk mendapatkannya. Anak-anak tidak akan melakukan yang terbaik dengan kondisi udara yang buruk setiap hari.

117. Sarapan Pagi Menentukan Hari yang Dijalani Anak. Penelitian menunjukkan anak-anak yang sarapan pagi bisa mendapat nilai yang lebih tinggi, tidak merasa tertekan, tidak gelisah, dan tidak hiperaktif.

120. Waspada Akan Ancaman Alkohol dan Narkoba. Tanggapilah dengan serius masalah alkohol dan narkoba.

122. Berikan Anak Waktu Istirahat. Jangan memaksakan anak Anda sekolah pada saat mereka sakit hanya untuk mengurangi jumlah ketidakhadiran mereka. Mereka mungkin akan ketinggalan lebih banyak pelajaran apabila dipaksakan untuk pergi ke sekolah.

Delivery Option

Prudential akan memberlakukan delivery option dalam beberapa tahap. Delivery Option adalah pilihan untuk para Pemegang Polis dalam menerima korespondensi rutin dalam bentuk e-mail.

Untuk tahap pertama, Prudential akan mengirimkan Pernyataan Transaksi melalui e-mail. Karenanya, Pemegang Polis yang telah memilih e-mail sebagai delivery option, hanya akan menerima Pernyataan Transaksi melalui e-mail saja. Sedangkan untuk surat rutin lainnya Pemegang Polis tetap akan menerima melalui e-mail dan kurir/pos.

Prudential akan mengimplementasikan tahap pertama ini efektif mulai tanggal 9 November 2006.

Harian Kompas pada Jumat 27 Oktober 2006 memuat artikel berjudul “Kejahatan Kerah Putih, Banyak Korporasi Besar yang Melakukan Penipuan”. Pada artikel yang  membahas tentang penipuan yang terjadi pada korporasi besar di Amerika Serikat itu, disebutkan salah satu perusahaan yang melakukan kejahatan korporasi adalah Prudential Financial, yang merupakan salah satu perusahaan asuransi jiwa terbesar di Amerika Serikat.

Sehubungan dengan hal tersebut, bersama ini kami umumkan bahwa Prudential Financial Amerika Serikat tidak mempunyai hubungan apapun dengan Prudential plc,  Inggris, yang merupakan induk perusahaan dari PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia). Unit bisnis grup Prudential plc yang beroperasi di Amerika Serikat  bernama Jackson National Life (JNL).

Jika Anda mempunyai pertanyaan sehubungan dengan hal ini, Anda dapat menghubungi Departemen Corporate Marketing & Communications. Semoga pengumuman ini bermanfaat, terima kasih atas perhatiannya.

Salam hangat,

Nadya
Corporate Marketing & Communications

Insurance Day

Baru kali ini seluruh komponen industri asuransi di Indonesia bersatu, menyelenggarakan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi.

Sebagai anggota East Asia Insurance Congress (EAIC), Indonesia yang pertama mencanangkan Insurance Day atau Hari Asuransi sesuai tanggal kelahiran EAIC, 18 Oktober tahun ini. Mulai tahun depan, inisiatif ini dilangsungkan serentak di 11 anggota EAIC, yakni di Bandar Sri Begawan, Bangkok, Hongkong, Jakarta, Kuala Lumpur, Makau, Manila, Seoul, Singapura, Taipei, dan Tokyo.

Tahun ini Direktur Pemasaran dan Komunikasi Perusahaan Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo dipercaya menjadi komandan lapangan pertama alias ketua panitia penyelenggara di Indonesia. Nini, demikian panggilannya, menjelaskan beberapa hal menyangkut Insurance Day kepada Kompas, Senin lalu, di tengah kesibukannya menyiapkan acara kick-off.

Seberapa penting acara ini, sampai begitu tegang?

Acara ini sangat penting bagi kami komunitas asuransi. Meskipun komponen-komponen asuransi sering melakukan kegiatan semacam ini, sendiri-sendiri sebagai perusahaan maupun sendiri-sendiri sebagai asosiasi, tetapi baru pertama kali ini semua komponen industri bersama regulator bekerja sama untuk suatu acara yang skalanya lebih besar.

Intinya apa yang hendak dilakukan?

Yaitu kick-off dimulainya kampanye kesadaran berasuransi dan meningkatkan profesionalitas pelayanan asuransi. Kebetulan bulan puasa, kita buka puasa bersama dengan siraman rohani oleh Aa Gym.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan mencanangkan Insurance Day Indonesia. Intinya kebersamaan untuk memulai sesuatu, sebab kami sadar tanpa kebersamaan sulit mencapai hasil yang baik. Dan tanpa langkah pertama, kita takkan pernah sampai pada tujuan. Federasi Asosiasi Perasuransian Indonesia berharap langkah pertama ini dapat memberi kontribusi kepada masyarakat.

Asuransi sudah lama hadir. Mengapa baru melakukan kampanye kesadaran berasuransi?

Asuransi memang sudah lama hadir. Tetapi, hasil riset menunjukkan, pemahaman masyarakat tentang asuransi dan manfaatnya masih sangat rendah. Pada saat bersamaan, citra asuransi juga kurang bagus. Itu semua karena ketidaktahuan masyarakat. Contoh level penetrasi pasar untuk asuransi individual sampai sekarang masih kurang dari lima juta orang dibandingkan 220 juta penduduk Indonesia. Peserta asuransi kelompok, mungkin baru sekitar 30 juta polis. Itu masih sangat kecil.

Jaminan sosial itu sebenarnya tanggung jawab pemerintah. Tetapi, dalam kondisi saat ini, kemampuan pemerintah memikul tanggung jawab itu juga sangat terbatas. Memang ada Jamsostek misalnya, tetapi mungkin peserta saat pensiun, dana yang mereka peroleh tidak terlalu besar dan rasanya belum cukup kalau dilihat perkembangan kondisi sekarang. Juga ada asuransi kesehatan, tetapi nilai klaimnya tidak terlalu besar, sedangkan nilai yang mereka harus tanggung kalau sakit mungkin jauh lebih besar.

Oleh karena itu, asuransi individu menjadi sangat penting dalam menyediakan perlindungan bagi dirinya dan aset-asetnya. Jadi, langkah awal ini, bagaimana menggugah kesadaran ini dulu. Memang perlu sosialisasi yang berkesinambungan dan pasti butuh waktu lama.

Setelah kick-off, tentu ada tindak lanjut…!

Tahun depan kami mulai edukasi publik, masuk sekolah, kampus untuk memperkenalkan asuransi sejak dini. Di luar negeri, asuransi diperkenalkan sejak awal, sudah masuk kurikulum sekolah. Kami juga ingin memperkenalkan asuransi sebagai suatu lapangan kerja, sumber mata pencarian.

Agen asuransi, misalnya, saat ini baru ada sekitar 120.000 orang di seluruh Indonesia. Kalau agen baru segitu, padahal mereka ujung tombak asuransi, bagaimana mau mendidik masyarakat yang 220 juta orang.

Tujuan jangka panjang?

Dengan semakin membaiknya tingkat kesadaran masyarakat, lantas bagaimana perencanaan keuangan mereka dapat terjaga baik, mencapai kemakmuran.

Asuransi sering disebut pilar ekonomi suatu bangsa?

Di Indonesia belum bisa dibilang seperti itu. Di negara yang sudah berkembang, peran asuransi memang sangat besar. Kontribusi asuransi di Indonesia, misalnya, baru sekitar 1,66 persen dari PDB. Di Malaysia sekitar 5,4 persen, di Singapura sudah mencapai 7,5 persen PDB-nya. Nah, tantangan asuransi menghimpun dana jangka panjang yang bisa digunakan untuk membiayai pula proyek-proyek pemerintah, seperti pembangunan infrastruktur untuk publik, sarana kesehatan seperti pusat kesehatan masyarakat, sekolah, dan sebagainya. Memang masyarakat harus sadar asuransi dulu.

Tadi disebutkan citra asuransi kurang bagus….

Citra itu kurang bagus karena masyarakat tidak tahu benar. Jadi asuransi harus dikenal dulu. Momentum ini akan kami (industri asuransi) gunakan untuk membuka diri supaya lebih transparan, lebih dikenal. Masyarakat butuh informasi asuransi, tetapi tidak tahu mereka harus ke mana. Jadi ada good will industri asuransi untuk memberi penjelasan, pendidikan, dan mencoba menyelesaikan kalau ada problem asuransi yang dihadapi masyarakat. Kami, seluruh komponen industri asuransi bersama pemerintah, sepakat untuk memberikan pelayanan lebih baik supaya citra asuransi itu bisa terangkat.

Apa yang diharapkan dari pemerintah?

Pemerintah juga sadar banyak kekurangan, karena itu mereka mau ikut bersama-sama kami.

Yang diharapkan, pemerintah lebih fokus dalam melaksanakan fungsi dan tanggung jawabnya sebagai regulator dan pengawas untuk mendukung tumbuhnya industri, memfasilitasi kepentingan nasabah dan industri.

Di sisi lain, kami pun siap mendukung pemerintah dalam keterbatasannya, di tengah banyaknya terjadi musibah yang menyusahkan masyarakat.

Baiklah…! (andi suruji)

Sumber : Kompas